(Art and Culture School)

Tampilkan postingan dengan label Ebit G Ade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ebit G Ade. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 November 2010

Masih Ada Waktu (Ebiet G Ade)



Bila masih mungkin kita menorehkan bakti
atas nama jiwa dan hati tulus ikhlas
Mumpung masih ada kesempatan buat kita
mengumpulkan bekal perjalanan abadi
ho ho ho du du du du du du
du du du du du du du ho ho ho ho
Kita pasti ingat tragedi yang memilukan
Kenapa harus mereka yang terpilih menghadap?
Tentu ada hikmah yang harus kita petik
Atas nama jiwa mari heningkan cipta
Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu
Entah sampai kapan, tak ada yang bakal dapat menghitung
Hanya atas kasihNya, hanya atas kehendakNya
Kita masih bertemu matahari
Kepada rumpun ilalang, kepada bintang gemintang
Kita dapat mencoba meminjam catatanNya
Sampai kapankah gerangan waktu yang masih tersisa?
Semuanya menggeleng, semuanya terdiam,
semuanya menjawab, "Tak mengerti."
Yang terbaik hanyalah segeralah bersujud
Mumpung kita masih diberi waktu
Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu
Entah sampai kapan, tak ada yang bakal dapat menghitung
Hanya atas kasihNya, hanya atas kehendakNya
Kita masih bertemu matahari
Kepada rumpun ilalang, kepada bintang gemintang
Kita dapat mencoba meminjam catatanNya
Sampai kapankah gerangan waktu yang masih tersisa?
Semuanya menggeleng, semuanya terdiam,
semuanya menjawab, "Tak mengerti."
Yang terbaik hanyalah segeralah bersujud
Mumpung kita masih diberi waktu
ho ho ho du du du du du du
du du du du du du du ho ho ho ho
ho ho ho du du du du du du
du du du du du du du ho ho ho ho
ho ho ho du du du du du du
du du du du du du du ho ho ho ho
ho ho ho du du du du du du
du du du du du du du ho ho ho ho

Senin, 18 Oktober 2010

Ebiet G Ade-Untuk Kita Renungkan



Intro: D A7 G A7 D (2x)

D A7 D
Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih, suci lahir dan di dalam batin

A7 G A7 D
Tengoklah ke dalam sebelum bicara, singkirkan debu yang masih melekat hohoo…

G A7 D
Singkirkan debu yang masih melekat


Interlude: D A7 G A7 D (2x)

D A7 D
Anugerah dan bencana adalah kehendakNya, kita mesti tabah menjalani

A7 G A7 D
Hanya cambuk kecil agar kita sadar, adalah Dia di atas segalanya

A7 D
Hohohoo… adalah Dia di atas segalanya

A G A7 D
Anak menjerit-jerit asap panas membakar, lahar dan badai menyapu bersih

A G A7 D
Ini bukan hukuman hanya satu isyarat, bahwa kita mesti banyak berbenah

F#m Bm
Memang bila kita kaji lebih jauh

E E7 A A7
Dalam kekalutan masih banyak tangan yang tega berbuat nista, hohohoo…

D G D E A
Tuhan pasti telah memperhitungkan, amal dan dosa yang kita perbuat, hohohoo…

G D A7 D
Kemanakah lagi kita ‘kan sembunyi, hanya kepadaNya kita kembali

G D A7 D
Tak ada yang bakal bisa menjawab, mari hanya ‘tuk bersujud padaNya


Interlude: D A7 G A7 D (2x)

D A7 D
Kita mesti berjuang memerangi diri, bercermin dan banyak bercermin

A7 G A7 D
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini, berusahalah agar Dia tersenyum

A7 D
Hohohoo… berusahalah agar Dia tersenyum


Coda: D A7 G A7 D (2x)

Rabu, 18 Agustus 2010

Ebiet G Ade - Seraut Wajah



Wajah yang selalu dilumuri senyum
legam tersengat terik matahari
Keperkasaannya tak memudar
terbaca dari garis-garis di dagu
Waktu telah menggilas semuanya
Ia tinggal punya jiwa
Pengorbanan yang tak sia-sia
untuk negeri yang dicintai, dikasihi
Tangan dan kaki rela kau serahkan
Darah, keringat rela kau cucurkan
Bukan hanya untuk ukir namamu
Ikhlas demi langit bumi
bersumpah mempertahankan setiap jengkal tanah
Wajah yang tak pernah mengeluh
Tegar dalam sikap sempurna,
pantang menyerah
Tangan dan kaki rela kau serahkan
Darah, keringat rela kau cucurkan
Bukan hanya untuk ukir namamu
Ikhlas demi langit bumi
bersumpah mempertahankan setiap jengkal tanah
Merah merdeka, putih merdeka, warna merdeka